Yess you are...
Saya ingin kamu lihat,
Saya sudah mewarnai hampir semua kehidupan saya...
Seperti yang kamu bilang
Kamu menemani saya hingga semua ini berwarna
Kamu menepati janji,
Menemani hingga mengajari saya memberikan warna yang tepat...
Dan kamu berhasil.
Hingga saya lupa,
Terlalu senang dengan warna-warni ini
Saya lupa...
Kamu selalu kembali ke ruanganmu
sekadar memberi warna untuk ruangmu...kotak-kotakmu...
Saya tenggelam dengan warna-warni ini
Hingga saya merindukanmu mengajari saya mewarnai apapun...
Saya butuh kamu...
Untuk terus mengajari saya warna warna
Lantas,
Saya memutuskan untuk sedikit melihat ruanganmu, berbelok dan menyusuri jalan menuju ruangmu...
Kamu...disana
Di depan pintu ruangmu yang terbuka
Hanya diam berdiri memandangi ruangmu...
Saya mendekat,
Tak ada warna warna disana
Apapun...
Abu-abu
Usang...
Dimana?
Dimana warna warna itu?
Dimana kotak-kotakmu?
Dimana....
Saya tidak berani lebih dekat
Kamu bediri tanpa sadar saya di belakangmu...
Saya tak lagi lihat warna-warna di sisimu
Saya tak lagi lihat keajaibanmu memberikan warna...
Apa yang kamu rahasiakan?
Ingatkah kamu,
Kamu membentuk sebuah ruang, entah di sudut yang sejauh apa...
Ruang yang masih berlapis semen,
abu-abu
Yang pasti ruang itu untuk kita warnai berdua...
Saya sudah mewarnai yang saya miliki
Tapi...
Kamu justru berhenti mewarnai
Hanya abu-abi dan hitam.
Hey you...
Masih mau kah kamu menuju ruang abu-abu yang kamu ciptakan, dan kita warnai sesuai mau kita?
Atau...
Kamu ingin saya membantu memoles warna untuk ruangmu, sesuai keinginanmu?
Masih kah kamu memanggil saya...
Bantuan.
Siapapun yang membaca ini
Saya ingin semua orang tau...
Hidup saya berwarna karena kamu ajari saya...
Tapi...
Saya masih merahasiakan, sesuai permintaanmu...
Bahwa kamu punya ruang warna dan saya pernah membantu memberikan warna
Pertama kali saya memberikan warna...
Di ruangmu.
Saya ingin semua orang tahu
Saya ingin siapapun apapun, memberitahumu tentang ini...
Sincerely
Bantuan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar